PENDAMPINGAN PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL DAN NEONATAL

TAHAP II OLEH DINAS KESEHATAN PROVINSI RIAU KEPADA TIM SIMATNEO

RSUD KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

SimatneoMinggu siang tanggal 14 November 2021, di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti kedatangan Tim Pendampingan Rencana Tindak Lanjut (RTL) oleh Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Riau terhadap pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal Tahap II di Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai lokus penurunan  Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 yang menyebutkan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) sebagai prioritas pembangunan kesehatan.

Hasil kunjungan Tahap I lebih ditekankan kepada pengenalan faktor-faktor resiko inpartum dan resusitasi pada neonatal kepada Dokter Umum maupun bidannya serta dibuat indeks dari alat bantu ukur di maternal dan neonatal serta PPI RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada kunjungan Tahap II kali ini telah terjadi perubahan terhadap hasil kunjungan Tahap I dimana terhadap indeks alat bantu ukur sudah memenuhi standar.

Dalam kunjungan Tahap II hari kedua pada senin Pagi, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi berharap agar Tim  Simatneo RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti apat mempertahankan pelayanan yang sudah baik dan meningkatkan koordinasi lintas sektor baik itu di Dinkes Kabupaten maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama sehingga dapat bersinergi dan AKI serta AKB bisa diturunkan. Dan diharapkan agar Tim Simatneo juga dapat mengupdate aplikasi Simatneo dengan data yang ada dan yang sudah ada perbaikan.

Dr. Rizalya Dewi Sp.A (Tim Pendamping Simatneo Provinsi Riau) menjelaskan bahwa semua Tim baik maternal maupun Neonatal agar dapat terus melatih resusitasi kepada Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama serta pemenuhan alat dari yang terkecil hingga pemanfaatan fasilitas yang sudah ada sebelumnya dengan sebaiknya.

Kepala Seksi Pelayanan RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang sudah melakukan pendampingan terhadap Tim Simatneo RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada dasarnya RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti akan bersinergi dan berdiskusi bersama untuk berusaha mencari titik permasalahan yang ada sehingga AKI dan AKB dapar diturunkan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kedepannya sevara kontinu juga akan dilakukan pendalaman kepada Tenaga Kesehatan baik Dokter maupun Bidan dan Perawat yang terkait dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

-S.E.L.E.S.A.I

PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL (HKN) KE-57

Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku

Screenshot_21

Selatpanjang – Hari Kesehatan Nasional (HKN) selalu diperingati pada tanggal 12 November. Pada hari ini merupakan momentum bagi bangsa ini untuk peduli terhadap pembangunan Kesehatan yang ada di Indonesia. Sejarah dimulainya HKN terjadi pada zaman Soekarno, sekitar tahun 1950. Dimana pada saat itu terjadi wabah penyakit malaria yang paling banyak diderita oleh rakyat Indonesia dan ratusan ribu korban jiwa akibat terjangkit malaria. Pembasmian Malaria pada tahun 1959 dilakukan secara massal ke rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali dan Lampung. Pembasmian malaria dilakukan dengan menggunakan insektisida Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT), dan Penyemprotan secara simbolis dilakukan oleh presiden Soekarno pada tanggal 12 November 1959 di Desa Kalasan, Yogyakarta.

Dalam kurun waktu Lima tahun, sebanyak 63 juta penduduk Indonesia telah mendapat perlindungan / sembuh dari penyakit Malaria. Karena hal tersebut, Pada tanggal 12 November 1964, keberhasilan pemberantasan malaria diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) pertama. Sejak saat itu HKN selalu diperingati setiap tahunnya.

Tahun ini Hari Kesehatan Nasional (HKN) sudah menginjak peringatan ke-57. Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti (RSUD) sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat I merupakan salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Meranti. Sebagai satu-satunya rumah sakit yang berdiri di Kabupaten Kepulauan Meranti, RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti terus berbenah diri dari segi pelayanan, sumber daya manusia dan sarana prasarana yang tersedia.

Di tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sedang melanda dunia, Kesehatan menjadi perhatian utama Pemerintah. Seluruh Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Kesehatan harus siap melakukan penanganan terhadap wabah COVID-19. Ruang isolasi menjadi suatu kewajiban yang harus ada di setiap rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, tak terkecuali RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti yang juga menyediakan ruang isolasi untuk penanganan pasien COVID-19.  Menyebarnya pandemi COVID-19 ke seluruh penjuru dunia menimbulkan efek berkepanjangan terhadap seluruh sektor kehidupan seperti sektor ekonomi, sosial, pendidikan hingga pariwisata. Tingginya angka kasus COVID-19 memberikan pukulan yang cukup berat bagi seluruh sektor.

Dengan diperingatinya Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada hari ini 12 November 2021 dengan tema, “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”, diharapkan keadaan segera pulih dan Indonesia dapat tumbuh berkembang sebagai sebuah Negara. Tema ini juga mengusung  semangat, kerjasama, kolaborasi dan gotong royong kepada seluruh masyarakat. Hal ini ditandai adanya kolaborasi oleh elemen kesehatan bersama seluruh masyarakat dalam melawan Pandemi Covid-19. Untuk meningkatkan vaksinasi nasional seluruh masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang sehat, lepas dari pandemi Covid-19 dan terus bertumbuh.

 

Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku…

 

– S.E.L.E.S.A.I –

PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 PADA MASA PANDEMI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

Bahwa dengan telah ditetapkannya oleh Pemerintah kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sehingga wajib diakukan upaya penanggulangan, oleh karena itu perlu adanya intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit melalui upaya vaksinasi.

Vaksinasi merupakan upaya kesehatan masyarakat paling efektif dan efisien dalam mencegah beberapa penyakit menular berbahaya. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dilakukan oleh pemerintah pusat dengan melibatkan pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota serta badan hukum/badan usaha. RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu Fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan program vaksinasi. Dalam tahap pelaksanaan RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti telah memiliki tim pelaksana program vaksinasi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019, sebagaimana telah diubah Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun  2021 tentang Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Jadwal pelayanan vaksinasi juga diumumkan secara terbuka untuk masyarakat umum baik dosis I maupun dosis II melalui media sosial yang dimiliki oleh RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti. Jadwal yang disusun meliputi hari pelayanan, jumlah sesi layanan per hari, jam pelayanan dan kuota sasaran yang dilayani per sesi pelayanan. Pengumuman terhadap pelayanan vaksinasi disertai dengan link pendaftaran diperlukan mengingat tingginya animo masyarakat terhadap pelaksanaan vaksinasi di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai feedback / balasan informasi tanggal dan waktu pelaksanaan pada sasaran yang mendaftar.

Antusias masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap pelaksanaan program vaksinasi juga seiring sejalan dengan gencarnya promosi kesehatan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti telah melaksanakan program vaksinasi sejak bulan Februari 2021 sampai dengan saat ini. Hal tersebut dimulai dengan pelaksanaan vaksinasi terhadap kelompok prioritas tenaga kesehatan yaitu tenaga kesehatan yang ada di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk kemudian menyasar kepada petugas pelayanan publik, lansia, tokoh agama dan pendidik. Tahapan vaksinasi yang terdiri atas III Tahapan, sekarang juga telah sampai kepada kelompok prioritas masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi, yang berusia 18 tahun ke atas dan masyarakat lainnya.

Suksesnya pelaksanaan program vaksinasi yang dicanangkan oleh Pemerintah tidak terlepas dari bantuan oleh banyak pihak dan antusias masyarakat itu sendiri. Dengan dilakukannya percepatan program vaksinasi hingga mencapai 70% adalah target yang ingin dicapai oleh Pemerintah agar pandemi COVID-19 ini dapat segera berakhir. Dan RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu instansi yang berperan dalam menyukseskan program vaksinasi tersebut.

Penyuluhan Kesehatan

SELATPANJANG– RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang bertempat di Kantor Kepala Desa Banglas, Kamis (11/7) dengan tema yang banyak terjadi di masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yakni Tuberculosis (TBC) dan Hipertensi, Tuberculosis (TBC) disampaikan oleh dr. Andika Eriza Putra dan Hipertensi dr. Nurul Ayu Pratiwi yang merupakan dokter interenship di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kader kesehatan, kader PKK, perwakilan masyarakat serta mahasiswa KKN yang berada di Desa Banglas.

Pelaksana harian Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti,  Rosdaner, S.Pd.I didampingi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Miftah, S.Kep mengatakan “ penyuluhan kesehatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat Meranti, sebagaimana RSUD Kabupaten Meranti merupakan satu-satunya RSUD rujukan yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga sangat perlu memberikan pelayanan prima salah satunya dengan penyuluhan kesehatan ini“ jelasnya.(nla/hms)

Donor Darah Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-10 Tahun 2018

Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-10 Tahun 2018, Tim Laboratorium RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Tim PMI Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan Kegiatan Donor Darah pada tanggal 16 Desember 2018. Peserta Donor Darah terdiri dari masyarakat dan Satuan Kepolisian Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini didukung oleh Satuan Kepolisian bukan hanya dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti, tetapi juga dalam rangka HUT Satpam Ke-38 Tahun 2018.